Senin, 22 Agustus 2011

Ide penggarapan

Ide penggarapan
Teknik penggarapan menggunakan animasi 3D yang dipergunakan untuk perwujudan visual beberapa tokoh dan adegan-adegan yang fantastis. Karena sosok Darpin dan pengikutnya yang bisa berubah-ubah wujud, tentunya tidak mungkin digarap dengan teknik manual atau hanya mengandalkan kostum dan make up karakter semata. Demikian pula dengan ritual Darpin dalam mengubah mayat menjadi palawija, dan beberapa adegan lain yang membutuhkan efek animasi.

Efek-efek animasi 3D ini memiliki fungsi penting, karena ketika kita bersinggungan dengan dunia mistis yang penuh dengan hal-hal gaib di luar nalar, maka teknik animasi membantu untuk mempertegas visualisasi dari wujud-wujud yang mungkin tidak pernah kita temui di dunia nyata. Selain itu animasi berfungsi untuk membangun ritme cerita. Meskipun demikian, animasi di film ini porsinya di bawah 50 persen sehingga tidak mendominir adegan-adegan drama yang bersifat natural.

Musik pendukung di dalam film ini terdiri dari dua genre, yaitu modern yang mewakili Freaksi sebagai generasi muda dari kota besar. Sedangkan musik etno digunakan pada wilayah tradisional. Di situ dieksplorasi juga tembang-tembang Jawa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar